Dibalut Dengan Isra Miraj dan Hari Kartini, SDN Bojongkerta Berharap Anak Didiknya Menauladani Rasulullah

Bogor, Lensaonline.com – Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi momentum bagi SDN Bojongkerta Bogor. Ya, di hari spesial ini pihak sekolah menyatukan peringatan Hari Kartini dengan peringatan Isra Miraj 1439 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SDN Bojongkerta, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Dalam sambutannya, Kepala SDN Bojongkerta, Hj Sri Rejeki menyampaikan bahwa tahun ini pihak sekolah sangat sibuk dengan berbagai kegiatan dan persiapan Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN) untuk siswa kelas VI, sehingga peringatan Isra Miraj baru bisa dilaksakan dengan disatukan peringatan hari Kartini yang jatuh hari ini, 21 April 2018.

“Biasanya kami melaksanakan dua acara ini di dua waktu berbeda, namun karena pihak sekolah memiliki jadwal yang padat, sehingga kami satukan. Bagi kami dua kegiatan ini kaitannya sangat erat sekali dalam meningkatkan pendidikan karakter anak, dimana di peringatan Hari Kartini sendiri tersimpan sejarah dan perjuangan Ibu Kartini saat memperjuangkan emansipasi perempuan pada zaman dulu dan bisa dirasakan oleh generasi sekarang. Untui itu, kami meminta kepada siswi-siswi untuk meneladani ibu RA Kartini,” kata Hj Sri didepan siswa dan para orang tua siswa yang hadir, Sabtu (21/4/2018).

Kemudian, sambung Sri, peringatan Isra Miraj juga memiliki sejarah yang wajib diingat oleh umat Islam, dimana waktu itu Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari Mekkah ke Madinah dan dilanjutkan ke Sidrotul Muntaha. Hal itu dilakukan, karena Nabi Muhammad SAW begitu cinta terhadap umatnya.

“Kalau saja peristiwa itu tidak ada, mungkin kita sebagai umatnya harus melaksanakan solat wajib lebih dari lima waktu dalam sehari. Namun, karena cintanya Rasulullah SAW kepada umatnya, sehingga solat wajib dalam sehari hanya lima waktu, yakni subuh, zuhur, ashar, magrib dan isya. Untuk itu, kita sebagai umatnya senantiasa meneladani sifat dan sikap Rasulullah SAW, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menunaikan ibadah solat wajib lima waktu,” ujarnya.

Pada sambutan itu pun, Hj Sri mengaku prihatin terhadap perkembangan generasi zaman now. “Ini menjadi tantangan kita sebagai pendidik untuk memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, agar para generasi bangsa ini tidak terpengaruh dengan pergaulan yang bisa merugikan. Untuk itu, kami berpesan kepada anak-anak gunakan teknologi dengan positif, jangan sampai terbawa hal-hal yang negatif, apalagi sekolah kita ini berada dilingkungan agamis, yang tentunya harus menegakkan iman dan takwa kepada Allah SWT, sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW.”

Disamping itu, Ia berpesan dan berharap kepada para orang tua siswa untuk berperan aktif dalam mengawasi putra-putrinya ketika berada di luar sekolah. Karena jika berada di luar lingkungan sekolah itu sudah menjadi tanggung jawab orang tua. “Alhamdulillah sejauh ini, anak-anak kami patuh dan taat terhadap peraturan sekolah dan juga rajin Ibadah. Akan tetapi, kami berpesan kepada orang tua untuk tetap mengawasi dan memberikan perhatian khusus kepada putra putrinya, sebab mereka ini merupakan generasi bangsa yang harus didik sejak sekarang,” pesannya.

Sementara dalam acara ini diisi pula dengan berbagai kegiatan dan pembagian hadiah bagi peserta yang menjuarai lomba Hari Kartini. Karena sebelum acara puncak, pihak sekolah sudah melakukan rangakaian kegiatan selama dua hari kemarin. Sedangkan pengisi tausyiah di peringatan Isra Miraj ini diisi KH Sudrajat.

Reporter: Herry Priatna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *