GBS Securindo Gelar Diklat Security di Rancamaya Bogor

lensaonline.com – Petugas keamanan atau biasa disebut Security saat ini tidak bisa sembarangan, melainkan harus memiliki legalitas yang sah dan diakui oleh negara. Security juga tentunya harus memiliki kompetensi yang handal dan berkualitas, sebelum ditugaskan di tempat-tempat diperusahaan atau tempat lainnya.

Maka dari itu, PT Garda Bangsa Securindo (GBS) yang bergerak dibidang jasa security menggelar pendidikan dan latihan (diklat) Gada Pratama angkatan pertama security di Rancamaya, Bogor Selatan, Kota Bogor pada tanggal 22 hingga 29 Maret 2018. Dalam kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta.

Direktur Utama PT GBS Securindo, Suamdy mengatakan, bahwa perusahaan yang bergerak di bidang jasa security itu diwajibkan untuk melaksanakan diklat bagi security-security sebelum mereka ditugaskan ditempat-tempat perusahaan dan tempat-tempat lainnya. Tujuan dari kegiatan ini, untuk memberikan materi tentang apa saja yang harus dimiliki security, sehingga kedepannya para security ini memiliki kompetensi dan juga legalitas yang sah.

“Diluar sana masih banyak isu-isu terkait security yang tidak dibekali kompetensi dan legalitas. Makanya kami menggelar diklat Gada Pratama supaya mereka (security) punya keahlian dan legalitas yang diakui oleh pemerintah. Kami juga memastikan security di GBS semuanya memiliki legalitas,” ujar Suamdy kepada Lenterapublik.com.

Puluhan Security tengah mengikuti Diklat Gada Pramata yang diselenggarakan PT Garda Bangsa Securindo di Rancamaya Bogor.
Ia menjelaskan, diklat Gada Pratama ini tidak sembarangan, karena harus memiliki surat rekomendasi atau izin operasional dari Mabes Polri. Untuk itu, sebelum diklat dilaksanakan, GBS Securindo terlebih dulu mengajukan permohonan rencana latihan (renlat) ke Polda Jabar. Setelah itu, Polda Jabar mengeluarkan surat perintah latihan (sprinlat).

“Nah, setelah kami menerima sprinlat maka GBS baru bisa melaksanakan diklat Gada Pratama. Dimana dalam surat tersebut meliputi materi pelatihan, kemudian instruktur dan orang yang mengisi latihan tersebut. Jadi materi dan instruktur latihan garda pratama sudah ditentukan oleh Polda Jabar. Setelah selesai, kami mengajukan untuk penerbitan ijazah, KTA (kartu anggota) dan PIN yang dikeluarkan oleh Polda Jabar,” jelasnya.

Masih kata Suamdy, diklat ini akan terus dilakukan secara rutin dan dalam waktu dekat ini yakni 22 April 2018 mendatang, pihaknya kembali melakukan diklat Gada Pratama untuk angkatan kedua di Bumi Perkemahan Pramuka Cimandala, Kabupaten Bogor. “Diklat ini akan terus kita lakukan secara rutin tiap bulannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *