Jadi Bullyan di Medsos, Begini Kata Sandi soal ‘Tempe Setipis ATM’

LENSAONLINE.COM | BOGOR – Bakal Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno menanggapi terkait pernyataannya soal ‘Tempe Setipis ATM’ yang berujung pembullyan di media sosial.

Menurut Sandi, apa yang disampaikannya itu tidak mengada-ngada, karena dirinya melihat dampak kenaikan nilai US dolar terhadap rupiah, sehingga pengrajin tahu dan tempe memproduksi produknya menjadi tipis.

“Jadi, saya bukan mengada-ada, itu yang ada di masyarakat dan kalau sosial media membuli Its Oke, itu bagian dari proses kampanye,” kata Sandi usai menghadiri Rapimnas PKS, di Hotel Salak Tower, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (10/9/2018).

Selain itu, lanjut Sandi, terkait majunya Pilres bersama Prabowo Subianto, dia akan memprioritaskan program ekonomi kerakyatan.

Sebab, kata dia, tantangan kedepan itu ialah bagaimana menstabilkan harga-harga pokok.

“Kita pastikan harga-harga tidak membebani masyarakat. Makanya, ekonomi menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Ia juga berjanji, akan memperhatikan sekaligus menjaga lapangan pekerjaan, yang menurutnya menjadi salah satu strategi untuk mempertahankan ekonomi.

“Kita berharap jangan sampai ada PHK dan ini yang kita cermati. Kami, Prabowo-Sandi ingin ekonomi ini menjadi pusat perhatian dan bangsa betul-betul kuatkan ekonomi kita,” pungkasnya. (Hrs/Ade).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *