Najamudin Satu Suara dengan FKHK2 Kota Bogor

LENSAONLINE.COM | BOGOR – Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bogor, Najamudin menegaskan, bahwa dirinya satu suara dengan Forum Komunikasi Honorer Kategori 2 (FKHK2) Kota Bogor.

Naja mengatakan bahwa persoalan yang disuarakan oleh ratusan guru honorer K2 Kota Bogor adalah masalah nasional dan Najamudin juga sudah pernah menanyakan masalah ini ke Kementerian Pendidikan Nasional dan Kemenpan-RB.

“Disampaikan kementrian RB waktu itu bahwa dibuka semua kebutuhan guru PNS di Kota Bogor masih banyak lebih dari 920 sementara di Kota Bogor ada 498 guru honorer K2 yang tidak dilirik,” katanya seusai audiensi di ruang sidang paripurna, Kamis (20/9/2018).

Ia menambahkan, ketika dibutuhkan guru dengan formasi berapapun, sebaiknya lihat dulu kondisi riil yang ada. Mereka sudah mengajar di sekolah-sekolah, artinya ketika ada formasi, maksimalkanlah yang ada. Mereka sudah dari dulu mengajar, sudah ada yang 5 tahun bahkan 17 tahun, kenapa harus mencari lagi, saat ada yang riil sudah mengabdi dan mereka masih menunggu.

“Kalau ujian kompetensi dan sebagainya Saya yakin mereka lebih mengerti dan lebih bisa untuk memberikan pengajaran di sekolah,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya merasa terpanggil kenapa Ia harus memastikan bahwa pihaknya sangat mendukung terlepas kondisi Kota seperti apa, namun sepertinya di pusat sudah menjadi gelora yang luar biasa.

“Karena di Kota Bogor sendiri jumlahnya tidak banyak, ada 498 tenaga kependidikan dan tenaga guru. Guru ada 199, selebihnya tenaga kependidikan seperti penjaga dan TU,” ungkapnya.

Ia berharap, semoga dari Kota Bogor ini bisa memberikan kontribusi walau hanya sedikit. “Bisa melengkapi perjuangan teman – teman K2 di wilayah Indonesia,” tandasnya. (Hesti/Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *