Paguyuban Waluya Gelar Santunan 100 Anak Yatim di Desa Sukaluyu

Bogor, Lensaonline.com – Islam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia. Salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim. Sesungguhnya, anak yatim adalah manusia yang paling membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Karena ia adalah anak yang kehilangan ayahnya pada saat ia sangat membutuhkannya. Ia membutuhkan pertolongan dan kasih sayang kita, karena ia tidak mungkin mendapatkan kasih sayang ayahnya yang telah tiada.

Salah satunya pedagang kaki lima yang tergabung dalam paguyuban waluya melaksanakan kegiatan santunan kepada anak yatim piatu dan janda yang berlokasi di Majelis dzikir kampung buniaga legok Desa Sukaluyu Kecamatan Tamansari kabupaten Bogor pada Senin (7/5/2018).

Sekitar 100 anak yatim binaan paguyuban pedagang kaki lima pasar anyar yang tergabung pada paguyuban Waluya itu melaksanakan kegiatan santunan kepada warga sekitar Desa Sukaluyu, Paguyuban waluya yang berdiri sejak 27 Oktober 2017 beragam kegiatan sosial sering dilaksanakan, kegiatan yang bertujuan membantu masyarakat dari hasil penggalangan dana yang dikumpulkan oleh para pedagang kaki lima yang tergabung pada paguyuban waluya.

Menurut dadang salah satu anggota paguyuban waluya kegiatan santunan ini kita lakukan 3 bulan sekali, dan untuk penyaluran itu dengan sistem kocok. “Kita lakukan kegiatan santunan ini 3 bulan sekali, tetapi jika dana sudah terkumpul 2 bulan kita salurkan, dan penyalurannya pun dengan sistem kocok atau bergiliran dari anggota,”ungkap Dadang.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa santunan ini merupakan kegiatan yang ke 4 kalinya, dan alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar. “Untuk santunan kali ini alhamdulillah sudah yang ke empat kalinya, dan kegiatannya pun lancar dan sukses, ini juga merupakan kerja sama dari wilayah yang bisa mengondisikan, dan harapannya semoga paguyuban waluya ini bisa melaksanakan lagi kegiatan ini dengan rutin,”tuturnya.

Ditempat yang sama Sarip selaku kepala Desa mengucapkan terimakasih kepada paguban waluya yang sudah memperhatikan warganya yang memang membutuhkan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pedagang kaki lima yang gergabung dalam paguyuban waluya yang sudah memperhatikan dan membantu anak yantim dan janda disekitaran Desa Sukaluyu ini, dan semoga ini dibalas lebih-lebih berlipat oleh Allah SWT,” tandasnya.

Reporter: Emil / Hesti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *