Polisi Himbau Warga untuk Waspada Upal Jelang Pilpres dan Pileg 2019

LENSAONLINE.COM | BOGOR – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati menerima uang menjelang Pilres dan Pileg 2019.

Hal itu, karena kepolisian baru saja mengamankan Rp1,3 miliar uang palsu (upal) yang siap edar di wilayah hukum Kota Bogor.

“Sebetulnya ini tidak ada kaitannya dengan Pilpres atau Pileg 2019, tetapi kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, karena kami berhasil mengamankan upal sebanyak Rp1,3 miliar,” katanya kepada media, Kamis (20/9/2018)

Ulung menjelaskan, barang bukti yang berhasil di sita itu setelah jajaran Satreskrim dan Polsek Bogor Timur mengamankan tiga orang pengedar upal, yakni R (49), MCH (48) dan HS (48) di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor pada Rabu (19/9) malam sekira pukul 22.30 WIB.

“Upal tersebut dalam bentuk pecahan Rp100 ribu dengan jumlah 1.300 lembar. Selain itu, kita juga mengamankan 50 lembar dolar Amerika yang belum di gunting dengan pecahan 1 US dolar,” ujarnya.

Ulung mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan pelaku ini dengan cara menjual Rp200 ribu uang palsu kepada korban (warga), yang kemudian diganti dengan uang asli Rp100 ribu. Artinya, peredaran uang berbanding dua jadi satu.

Saat ini, dirinya belum bisa menjelaskan kronologi pengungkapan lebih jauh, karena masih mendalami kasus tersebut dengan mengonfirmasi kepada pelaku, mulai dari peredarannya kemana saja, kemudian kepemilikan uangnya dimana dan sebagainya.

“Sebetulnya jumlah pelaku ada 4 orang, satu orang DPO dan kita sedang mengejarnya. Kasus ini masih pendalaman, jadi saya belum bisa lebih jauh menjelaskan kasus ini,” ucapnya.

Atas perbuatannya itu, para pelaku kini ditahan di Polresta Bogor Kota. Ketiga pelaku tersebut terkena Pasal 36 Undang Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman hukuman 15 tahun. (Hrs/Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *