PSU Sentul City Bakal Dikelola Pemkab Bogor, Warga Pertanyakan Kualitas Pelayanan

LENSAONLINE.COM | BOGOR – Sebagian besar warga di Sentul City, saat ini tengah geram karena Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU), termasuk pengelolaan air di perumahan dikabarkan akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Padahal, warga Sentul City merasa selama ini selalu patuh membayar Biaya Pengelolaan dan Perawatan Lingkungan (BBPL). Kemudian, warga di Sentul City juga mempertanyakan kualitas pelayanan jikalau PSU benar-benar dikelola oleh Pemkab Bogor.

“Jika PSU di serahkan ke Pemkab Bogor, apakah nanti kami akan mendapatkan pelayanan yang sama kualitasnya dengan yang diberikan pengelola Sentul City saat ini?,” tanya sejumlah warga Sentul City, salah satunya Dwi (44).

Pelayanan tersebut, lanjut dia, mulai dari kebersihan, kenyamanan, keamanan, pemeliharaan utilitas dan kerapihan terutama landscape taman di sepanjang kawasan yang sangat luas.

“Saya sudah menetap hampir 10 tahun disini, tentunya tidak mau kualitas lingkungan tempat tinggal saya nantinya menjadi amburadul atau tidak terurus dengan baik,” ucapnya.

Dwi mengaku, selama ini dia dan tetangga-tetangganya tidak ada masalah terhadap pengelolaan Sentul City oleh PT SGC, tapi ada beberapa orang warga yang sepertinya tidak mau Sentul City dikelola lagi oleh PT SGC yang merupakan anak perusahaan developer dengan alasan BPPL dan tarif air dianggap mahal, bahkan sampai berperkara di Pengadilan.

Karena ada ribut -ribut seperti itu, dirinya merasa dirugikan karena khawatir investasi dan nilai rumahnya menjadi turun, padahal ini kawasan elite dan jarang yang bagus seperti ini. “Mengapa ini diributkan lingkungan tempat tinggal kita sendiri,  itu sama saja mendown grade aset kita sendiri,” ujarnya.

Ia khawatir apabila pengelolaan diserahterimakan, kawasan ini akan tidak dapat dikelola dengan baik, walaupun katanya penyerahan PSU menurut undang-undang harus dilaksanakan, tapi apakah ada jaminan dari undang- undang pemda akan sanggup memelihara dengan baik kawasan seperti ini, bukan hanya mau sekedar melaksanakan serah terima PSU.

Warga lain, Wawan (52) mengaku bingung dengan maksud dan tujuan adanya pihak-pihak tertentu yang mendesak agar Developer atau anak perusahaannya jangan lagi mengelola PSU di perumahan Sentul City.

“Padahal perusahaan atau developer itulah yang tahu seluk beluk dan berpengalaman mengelola kawasan karena merekalah yang membangun, apalagi kawasan ini begitu luas seperti pegunungan. Kami berharap setidaknya apabila PSU diserahterimakan, Pemkab Bogor nantinya  tetap dapat bekerja sama mengelola PSU  dan air di Sentul City dengan  PT SGC  yang sudah mengetahui seluk beluk kawasan ini sejak lama,” pungkasnya. (*)

Heri. S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *