Ratusan Warga Bogor Antre Pengambilan KTP-el dan KIA

LENSAONLINE.COM | BOGOR – Empat hari setelah cuti bersama libur Idul Fitri 1440 H, kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) di Jalan Pandu Raya No.45A, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, kembali membuka pelayanan administrasi kependudukan dan pencacatan sipil seperti biasa.

Pantauan Lensaonline.com, Kamis (13/6) pukul 11.20 WIB, terlihat ratusan warga Kota Bogor tengah mengantre di loket pelayanan Disdukcapil. Mereka yang datang ke lokasi tersebut karena mendapat informasi dari Disdukcapil untuk pengambilan fisik KTP-el dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kota Bogor, Agus Suparman mengatakan, pelayanan yang dilakukan Disdukcapil ini berdasarkan aturan yang ada di pemerintah, dimana dalam aturan tersebut semua pelayanan di kantor-kantor dinas mulai dibuka hari Senin tanggal 10 Juni 2019.

“Ya, pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil ini sudah kami lakukan pada hari senin kemarin. Seperti biasa, kami membuka pelayanan mulai dari pukul 08.00 sampai 16.00 WIB,” kata Agus saat ditemui Lensaonline.com diruang kerjanya.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Bogor, Agus Suparman saat menunjukan KTP-el yang belum diambil masyarakat.

Mantan Sekretaris Kecamatan Bogor Timur itu menjelaskan bahwa antusiasme masyarakat untuk memiliki administrasi kependudukan ini cukup luar biasa, hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang datang ke sini.

“Hari pertama, kedua, ketiga memang antusias warga begitu tinggi, apalagi di hari keempat ini begitu sangat membludak,” ujarnya.

Agus menambahkan, pelayanan di Disdukcapil itu hanya untuk pengambilan fisik KTP-el, KIA dan Akta Kelahiran, sementara bagi warga atau pemohon yang ingin mengajukan permohonan perekaman KTP-el bisa datang ke kecamatan masing-masing sesuai domisilinya, termasuk pengajuan pembuatan Kartu Keluarga (KK) yang bisa di cetak langsung di sana.

“Sekarang ini kan pelayanan bisa melalui online, jadi ketika KTP atau KIA nya sudah siap cetak maka kami informasikan melalui SMS kepada orang bersangkutan bahwa KTP atau KIA sudah bisa diambil dan pengambilannya di Disdukcapil,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Agus, pelayanan ini disesuaikan dengan kapasitas kemampuan SDM yang ada, sehingga pelayanannya dalam satu hari itu hanya kepada 200 pemohon. “Untuk pengambilan di sini rata-rata 200 pemohon, dengan KTP mungkin sekitar 400an, kalau akta saya kurang tau karena memang beda bidang,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa sekarang ini ribuan fisik KIA dan KTP-el yang sudah di cetak masih tersimpan di Disdukcapil. Hal itu, lantaran masih banyak masyarakat yang belum ambil fisik KTP-el dan KIA ke kantor Disdukcapil. Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk segera mengambilnya.

“Mungkin masyarakat belum ada waktu untuk ngambil ke sini karena sibuk bekerja. Yang jelas ketika sudah ada pengajuan untuk pencetakan dan tidak ada masalah baik itu jaringannya atau pun blankonya, kita pun langsung cetak dan diserahkan kepada orang bersangkutan. Untuk jumlahnya, kalau KIA itu kurang lebih sekitar 1500-2000 keping, tapi kalau KTP di bawah itu, ya sekitar di bawah 1000 keping,” pungkasnya.

Reporter: Heri Supriatna
Editor: Adhe Derry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *