Rizal Banardi : Perpani Kota Bogor Berhasil Ciptakan Atlet Panahan Berprestasi

BOGOR, LENSAONLINE.COM – Cabang olahraga Panahan di Kota Bogor ternyata belum sepenuhnya diketahui oleh masyarakat secara luas.

Untuk itu, Tim LensaOnline menyambangi Kantor Persatuan Panahan Indonesi (PerPani) Kota Bogor, yang lokasinya satu atap dengan Gor Pajajaran. Di sana, Tim Lensa bertemu langsung dengan Ketua PerPani Kota Bogor, M Rizal Banardi.

Rizal Banardi menuturkan, keberadaan Perpani di Kota Bogor sudah memasuki usia 20 tahun, dan selama berdiri Perpani sudah banyak melahirkan atlet-atlet Panahan berbakat, bahkan sudah banyak pula torehan yang dihasilkan atlet baik itu tingkat propinsi maupun nasional.

Ketika stuck tidak ada kegiatan, tiga tahun kebelakang akhirnya berbuah manis dengan kegiatan masing-masing dari beberapa club yang ada di Kota Bogor. Kalau tidak salah sekarang sudah berdiri lima klub panahan di Kota Bogor,” ujar Rizal Banardi kepada LensaOnline di ruang kerjanya.

Rizal menjelaskan, cabang panahan ini dua kelompok yaitu senior dan junior. Senior usianya 17 tahun keatas, sedangkan junior 17 tahun ke bawah, itupun tetap harus dalam bimbingan pelatihan masing-masing. “Jadi, di dalam panahan terbagi 3 divisi atau kategori, yakni nasional, recurve dan compound (jenis busur panah dan anak panah),” jelasnya.

Kalau mengenai keikutsertaan di Porda, ada empat atlet, yaitu satu putri dan 3 putra Porda untuk kabupaten Bogor. Kalau untuk pekan olahraga pelajar menurunkan 12 orang itupun target Pokda di Bandung. “Target saya pencapaian 1 medali emas tiap masing-masing atlet,” ucapnya.

Menurut Rizal, semua olahraga itu memerlukan dana dan biaya yang cukup lumayan, contohnya seperti biaya perlengkapan untuk seorang pemula di olahraga panahan biaya yang dikeluarkan Losarang 6-7juta perorangnya, itu sudah termasuk busur, anak panah, tali busur, sarung tangan, serta pernik pernik lainnya, dan itu pun dapat di peroleh di salah satu toko olahraga di Kota Depok. ” Di Bogor sampai sekarang belum ada, saya gatau apa sebabnya. Makanya, beli di Depok,” tuturnya.

Ketika menyinggung soal keberadaan orang nomor satu di Indonesia (Presiden) yang kini tinggal di Kota Bogor, dimana beberapa waktu lali melakukan aktifitas panahan, Rizal menjelaskan memang pada waktu itu dirinya diminta untuk bisa mendampingi Jokowi dan putranya berlatih memanah yaitu disalah satu tempat di Istana Bogor dan Pusdikzi

“Bagi saya awalnya benar sangat hati hati, karena saya berhadapan langsung dengan orang nomor satu di negara ini. Seiring dengan waktu akhirnya terbiasa, tapi ini juga merupakan satu beban nyata dibidang cabang olahraga yang saya pegang di Perpani,” terangnya.

Untuk kegiatan di bulan suci Ramadan ini, kata Rizal latihan dilakukan di GOR Pajajaran. Sedangkana untuk waktunya, dimula sejak pukul 06.00 atau 07.00 WIB hingga selesai. “Arahnya adalah berlatih dan berlatih hingga mencapai satu pencapaian prestasi yang membanggakan,” tandasnya.

Laporan: Mayang – Iwan
Editor: Herry Priatna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *