SDN Harjasari 1 Bogor Kembali Ditunjuk Sekolah Percontohan PPDB Online

KOTA BOGOR, LENSAONLINE.COM – Penerapan PPDB Online, ternyata bukan hanya tingkat SMA/K dan SMP saja, melainkan sekolah tingkat SD juga sudah mulai menerapkan PPDB secara Online. Seperti halnya, SDN Harjasari 1 Bogor, yang berlokasi di Gang Rulita, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kepala SDN Harjasari 1 Bogor, Hj S Ratnayanti mengatakan, bahwa tahun ini sekolahnya ditunjuk Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor untuk menjadikan sekolah percontohan dalam pelaksanaan PPDB Online.

“Di Bogor Selatan ini, sebetulnya bukan sekolah kami saja, tapi ada tiga sekolah lain yang ditunjuk yaitu SDN Lawanggintung 1, SDN Cipaku Perumda dan SDN Pakuan,” kata Hj Ratnayanti kepada LensaOnline.com, Kamis (24/5/2018).

Kemudian, lanjut Ratnayanti, dengan terpilihnya sebagai sekolah percontohan PPDB Online, maka pihaknya siap untuk melaksanakan hal tersebut. Dan, tahun ini merupakan kali kedua sekolah yang ditunjuk oleh disdik. Hanya saja, pada tahun 2017 lalu masih kurang sosialisasi sehingga pelaksanaannya pun belum maksimal.

“Nah, tahun ini sekolah kami kembali di tunjuk untuk melaksanakan PPDB Online, dan kami akan mulai sosialisasikan kepada guru-guru dan orang tua siswa. Tujuannya, supaya guru-guru khususnya orang tua siswa mengetahui bahwa tahun ini sekolahnya akan melaksanakan PPDB secara online,” ujar Ratnayanti.

Ketika ditanya apakah teknis pelaksanaannya akan sama dengan tahun lalu, kata Ratnayanti, masih sama, hanya saja ketika orang tua datang ke sekolah maka panitia PPDB akan membantu untuk mendaftarkan calon anak didiknya melalui online.

“Sebetulnya kalau PPDB Online itu para orang tua bisa mendaftarkan anaknya melalui komputer, laptop atau hp android. Tapi, biasanya kan orang tua siswa itu pengen datang langsung ke sekolah untuk melihat secara langsung proses ppdb online. Nah, ketika mereka datang ke sekolah, kami akan membantunya untuk mendaftarkan anaknya secara onlie,” jelasnya.

Masih kata Ratnayanti, PPDB ini akan baru dimulai pada 2 Juli 2018 mendatang. Oleh karena itu, pihaknya masih memiliki waktu cukup banyak untuk mensosialisasikan kepada orang tua. “Sekarang ini kan masih UKK, dalam waktu dekat juga kami akan mulai sosiliasasi kepada masyarakat dan juga kepada pihak kelurahan,” terangnya.

LAPORAN: HERRY PRIATNA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *