Soni Purbaya Dikenal Sosok Budayawan yang Cinta Terhadap Kesundaan

Kota Bogor, Lensaonline.com – Mengawali tugas sejak tahun 1975 diwilayah Bogor Tengah, keberadaan studio Elfas di Lebak pasar pada waktu itu sudah membawakan tentang budaya dan seni Sunda melalui Mama Arif Hidayat dan kang Dudung Pangestu yaitu mengenai sejarah Sunda Padjajaran.

Sedangkan pada saat itu, Soni sebagai operator ditambah juga acara dangdut, ketika dia menjadi operator untuk dongeng Sunda, Mama Arif lengser dari radio elfas begitu juga Dudung Pangestu. Pada akhirnya, si empu radio Alm. H. Lukman manunjuk kang Soni Purbaya untuk menggantikan acara Sunda dengan bahasa kasundaan dengan judul Nyukcrug Galur Padjajaran.

Dia bukanlah seorang budayawan maupun sastrawan. “Saya hanya melestarikan tatar Sunda agar masyarakat lebih memahami sejarah-sejarah Sunda,” ucap kang Soni

Disambung lagi, “Dari sini saya mewakili keluarga Elfas, hatur nuhun ke semuanya. Saya sekaligus mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, dan semoga amal ibadah kita diterima. Pesan terakhir saya, tetap menjaga budaya karena kita ini bangsa yang berbudaya,” begitu sambungnya.

Reporter: Iwan / Mayang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *