Terkendala Status Tanah, Lapangan Manunggal Bogor Gagal Dipercantik

LENSAONLINE.COM | BOGOR – Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan gagalnya revitalisasi lapangan Sepakbola di wilayah Manunggal, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat lantaran status tanahnya masih milik Kementerian Pertanian (Kementan).

Padahal, kata Bima, berdasarkan data bahwa lahan tersebut sudah diserahterimakan kepada Pemkot Bogor, tetapi menurut Kementan ternyata belum.

“Makanya, kita telusuri dulu bukti serah terimanya. Kalau sudah jelas dan ditemukan, maka lapangan tersebut nantinya akan kita revitalisasi,” katanya usai menghadiri sidang Paripurna DPRD Kota Bogor, Selasa (25/9/2018).

Tapi kalau tidak ditemukan, kata Bima, maka harus dilakukan proses hibah. Pada dasarnya Kementrian menyanggupi hibah tersebut. Tapi, semuanya butuh proses.

“Intinya, kita ingin memastikan alas haknya. Kita berharap tahun ini bisa dilakukan,” ucapnya.

Terpisah, Kasi Pembangunan Taman Dinas Perumkim Kota Bogor, Devi Librianty menuturkan, sebelum direvitalisasi itu status tanahnya harus atas nama pemkot, tetapi lapangan tersebut ternyata kepemilikannya masih milik Kementrian Pertanian.

“Kami belum bisa eksekusi lapangan Manunggal dan sekarang masih proses hibah ke Kementerian Pertanian,” pungkasnya.

Sebagai informasi, lapangan Manunggal yang berada di Jalan Manunggal, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat akan direvitalisasi di bagian rumputnya dan disekelilingnya akan dibangun Jogging Track.

Namun, rencana revitalisasi itu ternyata belum bisa dilakukan karena masih terkendala status tanah. (Hrs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *